Rabu, 23 Januari 2019


Review Lengkap Nissan Grand Livina 1.5 XV M/T 2011
Assalamualaikum wr wb
Kembali dengan blog ini. Maaf sudah beberapa hari ini tidak update di karenakan konten review ini hehe.
Kali ini kita akan membahas tentang MPV andalan Nissan sampai sekarang. Apalagi kalau bukan Nissan Grand Livina. Ya mobil ini sudah ada di Indonesia sejak tahun 2007 silam hingga sekarang.
Sudah hampir 12 tahun mobil ini bertahan penjualannya di Indonesia. Tetapi perubahan atau facelift yang di lakukan pada mobil ini tidak banyak dan masih menggunakan sasis yang sama.
Untuk itu, pada hari Senin kemarin. Saya ada sebuah Nissan Grand Livina tahun 2011 yang siap untuk di review oleh saya. Bagaimana hasil review nya? Mari kita lihat.

Eksterior
Dari segi eksterior, GL (Grand Livina) ini memiliki bentuk yang menurut saya cukup bagus dan berkelas untuk sebuah medium MPV. Penggunaan krom pada grill dan handle pintu tidak membuat tampilan mobil menjadi norak, tetapi malah berkelas.

Pada bagian depan, karena ini tipe XV bagian depan di lengkapi dengan foglamp tetapi tidak di lengkapi dengan bodi kit baik depan, samping maupun belakang. Pada bagian depan ini juga terlihat mobil ini sangat fungsional sebagai mobil keluarga yang agak ‘berkelas’. Tidak terlalu norak tetapi tidak sporty juga. Headlamp dan lampu senja pada mobil ini masih menggunakan halogen berikut foglampnya juga. Kap mesin juga terlihat polos sekali dan minim lekukan.

Berlanjut pada bagian samping, bagian samping mobil ini adalah yang saya suka. Karena tidak seperti MPV kebanyakan yang terlihat tinggi dan ground clearance seperti SUV. Mobil ini terlihat rendah seperti hatchback dan ground clearance yang rendah yaitu 175mm. Ini membuatnya beda dari medium MPV lainnya. Terlihat kompak, keren, berkelas dan juga mewah.

Berlanjut pada bagian belakang, seperti pada bagian depan terlihat fungsional. Dilengkapi dengan lampu sein tambahan pada bagian fender depan untuk safety. Desain pelek yang bercabang membuatnya terlihat tidak kaku dan berkelas walaupun hanya single tone. Pelek ini mempunyai ukuran 15 inci dan di balut ban GT Radial Champiro BXT ukuran 195/50 R15 Bagian belakang demikian pada tipe ini. Terlihat polos tanpa aksen atau garnish. Ini membuatnya terlihat clean pada desain belakangnya.
Interior

Saat memasuki mobil ini. Dashboard mobil ini terasa berkelas dengan aksen silver pada bagian tengan, modelnya yang lebar dan agak maju kearah pengemudi. Desain kisi AC berbentuk bulat pada bagian driver dan passenger depan dan persegi panjang pada bagian tengah. Kenop pengaturan AC pun cukup lengkap walaupun masih berbentuk kenop putar. Ada pengatur arah semburan, fan, dan temperatur. Tersedia juga kenop untuk mengatur open and close air dan defogger belakang. Headunit masih menggunakan merk JVC yang thanya bisa CD, MP3, Radio FM dan AM, dan AUX IN. Setir juga di lengkapi tilt steering namun belum teleskopik. Pengaturan jok di bagian depan hanya ada reclining dan sliding.


Pada baris kedua, penumpang yang duduk pada baris kedua di manjakan oleh Rear Seat Entertainment, armrest kiri dan kanan, electric power window dan jok yang bisa di atur sliding dan recliningnya. Pada bagian belakang ini, terasa cukup nyaman karena ruangnya cukup luas dan joknya juga empuk. Untuk fitur keamanan pada bagian belakang hanya di sediakan seat belt 3 titik pada bagian kiri dan kanan dan seat belt 2 titik pada penumpang tengah. Kaca pada baris kedua pun cukup luas untuk memandang. Sayangnya, kaca ini tidak bisa di buka secara full, masih ada sisa tonjolan kaca yang tidak dapat masuk ke dalam pintu.

Lanjut pada baris ketiga, ruang pada baris ini cukup sempit namun masih bisa menampung orang dewasa walaupun hanya untuk jarak dekat. Seat belt dan headrest pun tidak ada sehingga kami meragukan keamanan pada baris ini. Tetapi di sediakan 4 cup holder pada baris ini, padahal hanya dapat menampung 2 orang. Walaupun begitu, jika ingin memaksa duduk di sini masih ada fitur reclining seat 1 step pada bagian sini walaupun jadinya hanya percuma saja di karenakan absennya headrest. Masih ada juga hand grab pada semua baris termasuk baris ketiga dan lampu kabin pada bagian belakang.
Mesin

Mesin mobil ini menggunakan HR15DE berkapasitas 1500 cc tenaga 109ps dan torsi sebesar 148 Nm. Tenaga terasa pada putaran tinggi pada hambar pada putaran rendah. Yang saya rasakan, mesin ini banyak terjadi ngelitik. Walaupun sudah menggunakan bensin RON 90 atau 92 ngelitik itu masih terasa beberapa kali. Dan tenaga putaran rendah, tidak sehebat MPV seperti Avanza yang memiliki tenaga yang sama pada zamannya. Mesin ini sangat smooth dan tenaga baru meledak saat putaran 4000 RPM. Mesin ini tidak cocok untuk anda yang suka ngebut, tetapi untuk bersantai menikmati indahnya perjalanan bersama keluarga.
Handling
Handling atau pengendalian pada mobil ini terbilang stabil. Pasalnya, ketika saya menikung pada kecepatan tinggi mobil terasa minim body roll. Pengendalian ini terbantu akibat suspensi yang di pakainya memiliki setingan menengah, tidak keras atau pun tidak empuk. Bisa saya bilang rigid dan tidak ringkih. Tetapi walaupun begitu, tetap tidak bisa di ajak menikung terlalu parah yaa.
Sekian yang saya sampaikan, jika ada kesalahan mohon komentar di bawah kunjungi terus blog ini agar saya terus berusaha membangun blog ini.
Wassalamualaikum wr wb.
Silahkan simak video di bawah ini, ada yang menarik lohh fitur rahasiaa.. 


Website : fzautomotive.blogspot.com
YouTube : FZ Auto TV
Instagram : fz_auto


Jumat, 18 Januari 2019


VTEC KICK IN YOO.. GIMANA YA CARA KERJA NYA

Halo brayy... maaf baru posting siang ini. Di karenakan gravitasi kuat di tempat tidur saat pagi hari tadi wkwkwk.

Oke kali ini kita akan bahas VTEC. Apa sih VTEC itu ? kenapa bisa muncul kata VTEC kick in yo? Masih hebat mana dengan turbo ?

VTEC, singkatan dari Variable Valve Timing and Lift Electronic Control adalah teknologi pengatur katup variable. Pada mulanya, VTEC di rancang untuk mesin-mesin Honda jenis DOHC. Contoh mobil yang menggunakan VTEC adalah Honda CRX SiR yang menggunakan mesin B16A DOHC VTEC bertenaga 160hp. VTEC ini berperan sebagai switch antara mode berkendara hemat dengan mode high performance. Hal ini dilakukan oleh valve timing yang bergerak pada kecepatan rendah dan profil cam yang kecil pada rpm mesin rendah untuk menekan konsumsi bahan bakar.
Di sisi lain, ketika mesin membutuhkan power lebih, VTEC mempercepat valve timing dan beralih ke profil cam yang lebih besar yang memungkinkan untuk membuka tutup katup lebih lama.
Peralihan dari camshaft low profile dimaksudkan untuk menekan konsumsi bahan bakar, untuk camshaft high profile dimaksudkan untuk meningkatkan daya output yang dilakukan melalui pin pengunci yang menghubungkan dua lobus camshaft independen pada kecepatan mesin tertentu.
Maka dari itu, tidak heran para tuner senang dengan mesin ini. Karena enak di tune lebih tenaganya dan lebih fleksibel. Bisa buat harian dan jika mau balap pun juga bisa.
Sekian itu saja yang bisa ane sampaikan. Jika ada koreksi mohon komen yaa. Jangan lupa kunjungi terus blog ini tunggu update an setiap hari nyaa..
See youu

Referensi : otosia.com
Penulis dan editor : Muhamad Hafidz Firdaus Priatama
Video : science garage



Kamis, 17 Januari 2019


#10yearchallenge TOYOTA AVANZA

Siapa yang tidak kenal mobil sejuta umat asal jepang ini ? baru-baru ini facelift dari Toyota Avanza 2019 sudah di luncurkan 2 hari yang lalu. Dan bersamaan dengan meluncur nya New Toyota Avanza bertepatan juga sedang boomingnya #10yearchallenge di berbagai media sosial. Nah, pembahasan kali ini kita akan membahas bagaimana sih mobil ini saat 10 tahun yang lalu ? bahkan kita akan membahas mulai dari generasi pertamanya pada tahun 2004 silam. Jadi #15yearchallenge ya lads hehe.... oke langsung ajaa simak.
Generasi pertama (2004-2011)

Pertama kali Avanza memulai debutrnya yaitu pada tahun 2004 silam. Dimana mobil ini di gadang-gadang sebagai pengganti Kijang kapsul yang mana Kijang sendiri sudah melakukan facelift total dan naik kelas dari segi harganya. Kelas menengah yang dahulu diisi oleh kijang, akhirnya di gantikan oleh Avanza ini. Saat pertama kali di luncur kan, mobil ini mendapat respon bagus dari masyarakat yang langsung berbondong-bondong membeli mobil tersebut. Avanza generasi pertama menggunakan mesin 1300cc K3-VE yang dapat menghasilkan 98  dk. Pada tahun 2009 saat mengalami major change, Avanza mempunyai varian mesin 1500cc 1NZ-FE yang merupakan varian paling mewah yaitu 1.5 S. Menghasilkan 109 dk mesin yang sama di pakai oleh Yaris pada saat itu. Hingga tahun 2011, Avanza mengalami facelift yang merombak semua bentuk bodinya.

Generasi kedua (2012-2015)




Pada generasi kedua inilah Avanza melakukan facelift besar-besaran. Keluhan pada kaki-kaki yang kurang nyaman pada generasi ini di perbaiki menjadi lebih baik. Pada generasi ini, Avanza melakukan penambahan fitur yang belum ada pada varian sebelumnya seperti, ABS+EBD+BA dan dual airbag. Hanya saja fitur tersebut hanya terkhusus pada varian G, G Luxury dan Veloz. Mesin nya pun memiliki 2 varian 1300cc dan 1500cc yang masih sama di gunakan pada generasi sebelumnya.

Generasi ketiga (2015-Sekarang)


Sebenarnya di generasi ketiga ini hanyalah facelift dari generasi kedua. Terlihat dari penggunan dasboard yang masih sama dan bentuk bodi samping dan belakang yang sama. Perbedaan terlihat pada facia depan. Lampu terlihat lebih sipit dari sebelumnya dan penambahan fitur. Pada facelift ini, mesin berubah total dari sebelumnya. 1300cc yang dahulu menggunakan tipe mesin K3-VE menjadi 1NR-FE dan 1500cc dahulu menggunakan 1NZ-FE sekarang menggunakan 2NR-FE. Kedua mesin tersebut sudah menggunakan teknologi dual VVT-I. Tetapi mengalami pengurangan tenaga pada 1500cc yang dahulu 109dk menjadi 104dk. Pengurangan tenaga tersebut di karenakan mesin ini mengutamakan efisiensi bahan bakar dan torsi yang lebih besar. Dual airbag dan ABS+EBD+BA menjadi fitur standar pada semua varian. pada facelift ini, Veloz bukan lagi menjadi bagian dari Grand New Avanza. Tetapi menjadi produk tersendiri yang di namai Grand New Veloz agar terlihat bahwa Veloz memiliki kasta yang berbeda dari Avanza walaupun memiliki basis yang sama. Pada tahun ini, Toyota kembali melakukan facelift dengan melakukan perubahan pada fasia depan dengan menyematkan headlamp LED, keyless smart key, dan AC digital.

Sekian dulu lads untuk sejarah avanza nya. Jika ada kesalahan kalian bisa tulis di kolom komentar ya guys.
Salam otomotif!!

Penulis dan editor : Muhamad Hafidz Firdaus Priatama



Rabu, 16 Januari 2019


TIPS MEMBUAT ALARM MOTOR SUPER MURAH
Alarm biasanya terpasang di mobil-mobil zaman sekarang sebagai alat keamanan mobil tentunya. Tetapi apa salahnya jika di aplikasikan ke motor juga?
Biasanya para owner kendaraan bermotor enggan memasang alarm di karenakan harga nya cukup mahal dan jika motor tersenggol sedikit maka sensor alarm akan menyala jadi sangat merepotkan bukan ?
Kali ini saya akan membagikan tips memasang alarm super murah tapi efektif untuk di gunakan.
Simak baik-baik yaa.
Alat dan bahan :
·         Saklar : Rp.5000
·         Kabel 1,5 Meter : Rp. 9000
·         Isolasi listrik : Rp. 5000
·         Lem korea : Rp.6000
1.      Langkah pertama
Lihat konsep kelistrikan klakson pada motor anda. Konsepnya seperti ini :
2.      Langkah kedua
Sambungkan terlebih dahulu saklar yang akan di gunakan pada kabel. Lalu taruh saklar pada tempat yang aman seperti di dalam bagasi motor yang terkunci lalu cari lubang yang bisa di gunakan untuk mengeluarkan kabel tersebut dari bagasi.
3.      Langkah ketiga
Cocokkan panjang kabel yang melintang dari bagasi ke kabel sumber klakson secara rapih dan tidak terlihat, mial melalui bagian bawah motor atau di sela-sela bodi samping bawah ke depan.
4.      Langkah keempat
Jika kabel sudah di susun secara rapih ke depan cari kaabel klakson lalu sambungkan seperti pada gambar. (bisa melalui kabel yang tersambung pada saklar klakson standar, karena hanya ada dua kabel sambung kan keduanya. (garis biru pada gambar adalah 2 kabel yang tersambung pada saklar alarm).
5.      Langkah kelima
Rapihkan sambungannya dengan isolasi listrik dan saklar dapat di tempel di dinding bagasi motor anda dengan lem korea.


Bagaimana ? mudah kan? Semoga bermanfaat ya untuk kalian semuaa J.


Author and editor by Muhamad Hafidz Firdaus Priatama



8 ALASAN KENAPA TOYOTA SUPRA LAMA MASIH DIMINATI
Toyota Supra terbaru sudah di luncurkan di benua Eropa sehari yang lalu. Tetapi beberapa sebagian orang mungkin banyak yang masih belum bisa “move on” dari Toyota Supra lama ke Toyota GR Supra terbaru. Apa saja sih alasannya sehingga Supra bisa se”Toyota” itu? Dan kenapa masih banyak di minati oleh para modifikator dan para tuner baik di tanah air maupun di luar negeri.? Berikut beberapa alasannya :
1.      Spoiler khas Toyota Supra

Bukan toyota supra namanya jika tidak memiliki spoiler melintang khas mobil sport Toyota itu. Kebanyakan modifikator dan para tuner mempertahankan spoiler tersebut setelah banyak bagian dari mobil ini di modifikasi. Kenapa di pertahankan? Bukan tanpa alasan, selain estetika yang bagus, spoiler Toyota Supra juga memiliki fungsi sebagai downforce saat kecepatan tinggi. Pada spoilernya terdapat pengarah angin dari arah depan yang menghasilkan downforce saat kecepatan tinggi. Pengarah angin ini dapat aktif secara motorized.

2.      Mesin “melanggar” aturan pemerintah

Melanggar kok masih bisa di jual ? ya karena peraturan di jepang hanya mengizinkan mobil ini memiliki tenaga sampai 280 hp dan top speed 180 km/h. Padahal sejatinya, mobil ini bisa sampai 700 hp atau bahkan di atasnya. Mesin 2JZ-GTE ini memang mesin yang handal dan reliable untuk di tune tenaganya. Untuk versi ekspornya, mobil ini memiliki tenaga hingga 326 bhp dan dapat berakselerasi 0-100 km/h hingga 4,9 detik saja.

3.      Memiliki bobot yang ringan

Supra adalah salah satu mobil yang memiliki power to weight ratio yang lebih baik jika di bandingkan dengan Ferrari 358. Mereka memilih bahan alumunium di beberapa bagian seperti bonnet, suspension upper arms, bumper supports dan lain sebagainya. Hanya memiliki 1 buah knalpot, steering yang tidak bisa di adjust telescopic. Hal-hal tersebut yang membuat mobil ini lebih ringan. Karena pengurangan tersebut, Toyota masih bisa menambahkan dual airbag dan electric seat. Pada versi turbo, tercatat bobot nya sekitar 1.585 kg. Cukup ringan untuk sebuah sports car dan mesin sebesar itu.

4.      Canggih, tapi juga gila

Memiliki traction control yang dimana pada saat itu BMW E36 M3 belum mempunyai fitur tersebut. Dan memiliki efective ABS Brake, dan limited slip differensial. Top speed mobil ini di limit secara elektronik sampai 155 mph.

5.      Pengendalian mantap

Mobil ini memiliki steering yang sangat akurat dan dapat belok dalam kecepatan tinggi dengan sangat stabil.

6.      Memberikan sensasi berkendara

Interior yang di rancang sangat driver oriented karena semua panel tertuju pada pengemudi, tachometer berada di tengah, dan speedometer yang menunjukkan 180 mph atau setara 300 km/h. Itu membuat rasa berkendara menjai semakin racing.

7.      Mobil langka

Supra di produksi dijepang pada tahun 1993-2001, tetapi di UK hanya 3 tahun di jual setelah meluncur dan hanya di produksi 600 unit. Pada tahun yang sama saat UK menghentikan penjualan dan produksi, US mengeluarkan regulasi emisi yang tidak bisa di sanggupi oleh Toyota untuk produk Supra nya.

8.      Terkenal melalui film

Pada film Fast and Furious mobil inilah yang di gunakan oleh Brian (Paul Walker) saat melawan Toretto (Vin Diesel). Dan menyelamatkan seorang temannya. Dari film inilah yang mungkin menumbuhkan euforia para petrolhead di luar sana yang berbondong-bondong berburu mobil ini.

(Author and editor : Muhamad Hafidz Firdaus Priatama)
Referensi : topgear.com



5 PILIHAN MESIN TERBAIK UNTUK ENGINE SWAP MOBIL KAMU

Mesin adalah bagian terpenting dalam sebuah mobil, artinya jika tidak ada mesin mobilmu tidak akan bisa berjalan apalagi jika mesin mobilmu rusak. Sejatinya mesin adalah kumpulan komponen mekanikal yang bekerja secara bersamaan mulai dari piston hingga transmisi yang hasil dari bekerja sama tersebut menghasilkan tenaga dan torsi yang dapat menjalankan sebuah kendaraan. Nah, kali ini kita bahas mesin-mesin pabrikan mobil jepang yang tidak biasa, kenapa tidak biasa? Karena mesin-mesin ini sangat strong untuk di tuning dan memiliki power yang besar dari volume silinder yang tidak begitu besar. Mari kita simak.

1.      Honda B Series

Sumber gambar : fastnlow.net
Mesin ini lah yang membuat VTEC menjadi di kenal oleh kalangan anak muda pecinta otomotif hingga sekarang. Mesin ini selain terjangkau, juga di kenal memiliki redline putaran mesin yang sangat tinggi untuk sebuah mobil, bahkan dapat di tuning mencapai 11.000 RPM. Mesin ini juga di senangi karena mudah di tuning dan ketika katup variable VTEC itu membuka terdengar raungan suara mesin NA Honda yang indah nan gagah di sukai oleh para pemiliknya. Untuk tenaga mesin sendiri bervariasi, dimulai 160 hp sampai 200 hp bahkan bisa di tuning hingga 300 hp tanpa turbo.

2.      Toyota 4A-GE

Sumber gambar : modifikasi.com
Mesin ini sejatinya menempel pada Toyota Corolla AE86 hingga AE92, mesin ini di kenal strong dan memiliki power yang besar. Bagaimana tidak, original nya saja memiliki tenaga 140 hp dan torsi 143 Nm. Dan seperti mesin B Series mesin ini memiliki suara NA yang menggugah para pemiliknya untuk terus berakselerasi. Wah bahaya nih ngebut melulu. Part modifikasinya pun melimpah sehingga hal-hal tersebut menjadi pertimbangan kenapa para tuner dunia menyukai mesin ini untuk di jadikan bahan swap engine.

3.      Nissan SR20DET

Sumber gambar : intersport.id
Mesin ini sudah lama di kenal sebagai salah satu mesin dengan performa paling handal. Mesin ini pertama kali di perkenalkan oleh Nissan tahun 1989 pada Nissan Bluebird. Meskipun pertama kalinya mesin ini menmpel pada Nissan Bluebird, namun mesin ini d kenal melalui Nissan Silvia dan Nissan 180SX/200SX. Mesin ini memiliki kapasitas 2.0L DOHC dengan turbocharger 16 valves. Memiliki tenaga 200-250 hp dan potensi modifikasi hingga 500-1000 hp.


4.      Toyota 2JZ-GTE
Sumber gambar : oto.com
Inilah mesin yang terkenal di dunia motorsport. Mulai dari drifting, drag race, touring car dan lain-lain. Mobil ini sejatinya memiliki power 276 hp. Namun sebenarnya mesin ini dapat di tuning hingga 600 hp bahkan 1000 hp sekalipun. Di kenal dengan mesin yang memiliki reability yang lebih bagus dari mesin-mesin tuning lainnya. Hanya dengan menambahkan beberapa part performance bolt on mesin ini dengan mudahnya menyentuh angka 400-500hp.

5.      Mitsubishi 4G63T
Sumber gambar : oto.com
Mesin ini pertama kali di perkenalkan pada tahun 1988 melalui Mitsubishi Galant VR-4. Lalu mesin ini di pakai oleh Misubishi Lancer Evo series dari Evo I hingga Evo IX terakhir mesin ini d produksi. Keunggulan mesin ini terletak pada ketahanannya saat di modifikasi. Power stocknya mencapai 240-280 hp dan memiliki potensi modifikasi hingga 1000 hp bahkan lebih. Versi terakhir dari mesin ini di lengakpi MIVEC (Mitsubish Variable Valve Timing System).

writted by Muhamad Hafidz Firdaus Priatama

Selasa, 15 Januari 2019


Ini Dia, Ford Explorer ST bertenaga 400bhp !



Sumber foto : topgear.com

SUV di Indonesia masih sangat di butuhkan apalagi mobil ini juga sangat membantu dalam tugas sosial semisal mengirim bantuan ke daerah-daerah terpencil yang tidak bisa di lalui mobil-mobil berpostur pendek, sebagai kendaraan untuk ber adventure ria dan lain sebagainya.
Lain hal nya dengan Ford Explorer ST ini. Ya, mobil ini selain dapat diajak bermain sedikit di tanah, juga dapat melaju kencang layaknya sports car.
Ini adalah Ford Explorer ST bertenaga 400bhp.  Mesin yang di gunakan pada mobil ini adalah 3.0L Ecoboost yang sudah di tune hingga menghasilkan torsi sebesar 415 lb.ft.
Sepertinya, inilah yang di katakan Ford sebagai SUV paling bertenaga dan juga fun to drive. Bagaimana tidak, dengan tenaga dan torsi sebesar itu, Explorer dapat melaju hingga 143 mph. Di kawinkan dengan gear box automatic 10-speed AWD dengan traction control.
Mobil ini juga di lengkapi sport mode untuk menambah keasyikan saat berkendara. Wah, ini SUV ada sports car ya? Hehe.
(sumber : topgear.com) (edited and translated by Muhamad Hafidz Firdaus Priatama).